Language
INDONESIA, ENGLISH
INDONESIA, ENGLISH
Order Samples
User Profile
Looking for product documents? Try our Document Finder
Who is Jayaboard
About Rumah Jayaboard
Contact Us | Jayaboard
Products
Plasterboard Jayaboard
Standard Board
Technical Board
Ceiling Jayapanel
Gyptile
Mineral Fiber
Metal Frame JayaBMS
Concealed Grid
Exposed Grid
Partition Frame
Accessories
JayaCompound
Jointing Compound 5 in 1
UB 20
JayaCasting
Tools
Fixing
Finishing
Adjacent Products
Technical Boards
Solutions
Partition Systems
Single Stud Partition Systems
Stagered Steel Stud Partition Systems
Twin Stud Partition Systems
Ceiling Systems
Concealed Grid Ceiling Systems
Exposed Grid Ceiling Systems
EasyFinish™ System | Jayaboard
Jayaboard EasyFinish™ Bond System
Jayaboard EasyFinish™ Frame System
Technical Boards
Inspiration
Jayaboard Project References
At Jayaboard we are proud of our longstanding relationship with building design professionals. Our clients benefit from diverse product choice, world-class technology, field-tested performance and hands-on technical support.
Brochures & Tips
Brosur Jayaboard
Digital Platform
What's New
Press Release
Promotion & Upcoming Events
INDONESIA, ENGLISH
INDONESIA, ENGLISH
Order Samples
User Profile
Looking for product documents? Try our Document Finder
KOMPAS.com - Material nonstruktural sebenarnya tidak boleh diabaikan. Pasalnya, saat gempa bumi terjadi, material ini lebih dulu terjatuh dan bisa menimpa penghuni rumah.
"Bila material nonstruktur diabaikan bisa mengakibatkan kejadian fatal atau kecelakaan di dalam bangunan," kata Vivi Satria Wibawa, Strategy and VAP Manager USG Boral Indonesia kepadaKompas.com, di Jakarta, Kamis (11/4/2012).
Saat gempa terjadi, lanjutnya, justru material nonstruktural seperti plafon atau penyekat akan berjatuhan terlebih dahulu. Faktor ini, menjadi salah satu penyebab bertambahnya korban jiwa.
Muhammad Ferdi, Junior PM-Metal USG Boral Indonesia mengatakan pihaknya mencoba menawarkan solusi lewat produk bernama Jayaboard Seismic Ceiling System yang tahan terhadap goncangan gempa.
"Titik awal kami saat kejadian gempa Padang tahun 2009. Sebagai perusahaan yang peduli masalah keamanan, serta bagian dari solusi bahwa produk kami dapat meminimalkan risiko guncangan gempa," jelasnya.
Dengan penyekat atau partisi dari gipsum, katanya, bisa meminimalkan risiko dari bahaya tertimpa material bangunan saat gempa berlangsung. Dalam pengujian, saat terjadi guncangan justru penyekat dari gipsum ini bertahan lebih lama ketimbang konstruksi dari batu bata.
Apabila diterapkan dalam bangunan kemudian terjadi gempa, risiko konstruksi batu bata lebih rawan kecelakaan. Sebagai ilustrasi, berat konstruksi batu bata 250 kilogram per meter persegi. Sementara, material gipsum beratnya maksimal 15 kilogram per meter persegi.
Selain partisi, produk teranyar Jayaboard lainnya adalah plafon. Keduanya telah diuji dengan standar internasional ASTM - 580, yakni suatu standar Internasional yang menguji sistem aplikasi dengan gipsum. Plafon dan partisi ini dibuat dengan sistem yang mengikuti arah gerakan serta guncangan gempa. Selain fleksibel, plafon dan partisi juga ringan sehingga tidak akan mencelakai penghuni rumah atau orang di dalam bangunan.