Kenali Penyebab Dinding Retak dan Tips Mengatasinya

Kenali Penyebab Dinding Retak dan Tips Mengatasinya

Kenali Penyebab Dinding Retak dan Tips Mengatasinya

Tampilan hunian idaman menjadi terganggu akibat tembok retak?

Yuk ketahui beberapa alasan yang mungkin menyebabkan tembok atau dinding retak dan pelajari trik untuk mengatasinya!

  • Gempa atau permukaan tanah turun


    Retakan pada dinding atau tembok bisa saja terjadi karena bencana alam seperti gempa bumi atau permukaan tanah yang turun. Guncangan yang terjadi pada saat gempa sangat mungkin merusak pondasi atau struktur sebuah bangunan, tergantung pada kekuatan gempa itu sendiri. Selain itu retakan juga bisa terjadi akibat permukaan tanah yang turun. Biasanya struktur dinding atau tembok akan ikut bergeser dan mengikuti pergerakan tanah, hal inilah yang menyebabkan timbulnya retakan pada dinding atau tembok. Bila hal ini terjadi, jangan khawatir, Anda dapat dengan mudah memperbaiki retak halus yang timbul dengan menggunakan kompon Jayaboard Cornice (CCL) 5in1. Cukup oleskan adonan Jayaboard Cornice (CCL) 5in1 yang telah dibuat dan aplikasikan sepanjang retakan, kemudian tunggu sekitar 20 menit hingga kering dan dinding siap untuk di cat. Detail penggunaan kompon Jayaboard Cornice (CCL) 5in1 dapat dilihat melalui halaman berikut ini >> Jayaboard Cornice (CCL) 5in1.

  • Kualitas material seadanya


    Sumber: es.vecteezy.com

    Kualitas pasir yang digunakan sebagai komponen plaster aci cukup menentukan tampilan hasil akhir dinding konvensional yang umumnya masih menggunakan finishing plaster aci. Penggunaan jenis pasir berkualitas rendah biasanya masih banyak mengandung unsur tanah sehingga komposisinya kurang murni, bila dipadukan dengan semen maka adukan menjadi tidak merata dan menyebabkan plester aci kurang lengket atau melekat pada permukaan dinding, akibatnya dinding akan mudah retak dan rapuh.

    Saat ini ada teknik baru yang sedang menjadi trend sebagai solusi pengganti plester aci dengan hasil bebas retak, yaitu Sistem EasyFinish™. Sistem ini menggunakan teknik “menempelkan” papan gypsum ke dinding konvensional sehingga Anda tidak lagi memerlukan waktu lama untuk mendapatkan permukaan dinding yang halus, rata dan bebas retak. Detail aplikasi sistem EasyFinish™ dapat dilihat melalui halaman berikut ini >> EasyFinish™

  • Beban berat dan benturan


    Bagi Anda yang gemar memajang hiasan pada dinding seperti lukisan, foto maupun ornament lainnya perlu berhati – hati agar tidak menimbulkan retakan pada dinding, karena biasanya beban berat yang membebani finishing plaster aci dapat beresiko retak. Sama halnya seperti ruangan dengan tingkat keramaian atau aktivitas yang tinggi akan semakin meningkatkan potensi benturan pada dinding atau tembok dan mengakibatkan retak. Ini saatnya Anda beralih ke dinding gypsum Impactstop™. Papan gypsum Impactstop™ dapat digunakan sebagai partisi atau dinding interior dan cocok diaplikasikan pada koridor, hotel, apartemen hingga gedung olahraga. Dengan ketebalan 19mm, papan ini dibuat secara khusus untuk menahan beban statis hingga 20 kg/per titik. Anda bisa dengan bebas berkreasi untuk menghias tampilan dinding dan tidak perlu khawatir benturan bila berolahraga dalam rumah. Detail papan gypsum Impactstop™ dapat dilihat melalui halaman berikut ini >> ImpactStop™

  • Penggunaan material yang berbeda


    Sumber: freepik.com

    Kombinasi material berbeda yang digunakan pada saat proses pembangunan kerap meningkatkan potensi retak pada dinding, tentunya hal ini disebabkan akibat perpaduan jenis material yang berbeda sulit untuk menyatu dan beresiko retak. Persoalan ini harus segera diketahui dan diatasi sebab bila dibiarkan maka retak halus akan menjadi retak memanjang. Beberapa contohnya seperti pertemuan antara kombinasi bata dan kayu, paduan beton dan bata, plasteran pada pipa air yang tertanam di dinding hingga penggunaan kain sebagai penyambung papan gypsum. Saat proses penyambungan menggunakan kompon, sambungan papan gypsum tersebut harus diperkuat menggunakan pita kertas (UB tape). Dalam banyak kasus, masih banyak yang menggunakan pita dari kain (textile tape) sebagai penguat padahal ini tidak direkomendasikan, karena textile tape kurang kuat untuk mencegah retak pada sambungan papan gypsum. Detail produk UB Tape dapat dilihat melalui halaman berikut ini >> UB Tape.

Demikianlah beberapa hal yang dapat menyebabkan dinding atau tembok retak, semoga tips di atas dapat bermanfaat bagi sahabat Jayaboard dan mendukung hunian yang lebih estetis!

Masih ada pertanyaan? Hubungi hotline Jayaboard 021 797 7777 (Call) / 0811 8120 205 (WA Chat).

Temukan tips dan trik menarik lainnya disini.